Quote of the day

On Children

Your children are not your children.
They are the sons and daughters of Life’s longing for itself.
They come through you but not from you,
And though they are with you yet they belong not to you.

You may give them your love but not your thoughts,
For they have their own thoughts.
You may house their bodies but not their souls,
For their souls dwell in the house of tomorrow,
which you cannot visit, not even in your dreams.
You may strive to be like them,
but seek not to make them like you.
For life goes not backward nor tarries with yesterday.

You are the bows from which your children
as living arrows are sent forth.
The archer sees the mark upon the path of the infinite,
and He bends you with His might
that His arrows may go swift and far.
Let your bending in the archer’s hand be for gladness;
For even as He loves the arrow that flies,
so He loves also the bow that is stable.

-Kahlil Gibran-

High Five

Oke…review 5 bulannya Bhumi dulu nih kayaknya. Keburu lupa dan males nulisnya. Bhumi 5 bulan heboh banget. Rumah ini jadi beneran bertambah anggotanya. Bhumi makin sering ngoceh. Kayaknya bangun tidur,begitu liat bundanya udah pengen buru-buru mengeluarkan suara dan curhat ke bundanya. Bahkan setengah tidurpun kadang ngoceh dulu. Trus mulai ngukur pitch suaranya. He’s screaming and laughing loudly.  Dan musim dingin yang makin dinginpun mendadak menjadi hangat.

Lagi suka-sukanya tengkurep dan merhatiin semua benda-benda didepannya, tapi Bhumi masih melanjutkan perjuangan untuk tengkurep sendiri. Masih suka ketinggalan kakinya dan pantatnya. Trus, mulai masukin semua benda yang didekatnya kemulutnya. Bahkan pernah mencoba memasukkan kabel charger hape (ini bundanya yang teledor). Beberapa benda yang dia suka akan bertahan beberapa detik ditangannya sebelum kemudian terlempar. Yang paling ajaib menurut saya, warna kesukaannya berubah. Bila di bulan sebelumnya, B lebih senang dengan warna merah, sekarang Bhumi suka banget warna biru. Plastik dari supermarket, senter, semprotan, celana jeans si ayah. Pokoknya biru is a new red.

Sudah mulai ada maunya. Ga bisa kalau mainannya diambil tiba-tiba. Bisa teriak-teriak dianya. Bhumi mulai bisa menunjukkan mau kemana. B mulai menggerakan badannya ke arah yang dia mau atau menepuk-nepuk tangan ke bahu saya kalau dia bosan disatu tempat. Selain itu B mulai ngeh sama kata-kata yang kita ucapkan. Jadi harus mulai hati-hati kalau bicara. Bahkan seringkali khusyuk mendengarkan saat saya dan mr.A ngobrol.

Suka banget kalau main cilukba, biasanya saya dan mr.A yang nggangguin dia. Eh sekarang dia yang udah mulai pura-pura ngumpet di balik selimut kecilnya, menunggu saya atau ayahnya datang pura-pura mencari.

Yap rumah jadi ramai, because we’re singing and dancing. Bhumi suka lagu Tik-Tik Bunyi Hujan, Naik-naik ke Puncak Gunung, Aryati (loh), Saputangan dari Bandung Selatan (loooooh). 4 lagu ini paling manjur kalau dipake untuk menenangkan Bhumi yang kadang terserang kembung.

Bhumi 5 bulan koordinasi tangannya sudah semakin sempurna dan mulai duduk agak tegak (walaupun tetap harus ditopang). Semoga semakin lancar karena sebulan lagi Bhumi akan mulai makanan pendamping ASI dan saya sudah membulatkan niat untuk menggunakan metode BLW. Beberapa kali Bhumi sudah mulai kami libatkan saat waktu makan tiba. Sepertinya saat ini Bhumi lebih tertarik dengan cangkir dan alat makan yang mengkilat dibanding dengan makanannya. Ya semoga nanti bila tiba waktunya Bhumi akan tertarik untuk makan.

Hai my lil’ boy,love your smile in the morning and I’m fallin’ in love with you…again…again…and again….

ps. is it just me, feeling the time flies very fast???

2nd Month

(tulisan super telat yang lama nggak kesentuh di folder draft..)

Senangnya, akhirnya semua semakin membaik di bulan kedua ini. Tampaknya usaha pedekate saya ke Bhumi membuahkan hasil. Apalagi dengan mr.A yang harus berkuliah di pulau lain,sehingga saya harus mengurus Bhumi sendirian dari pagi buta hingga malam, sehingga saya dan B punya banyak waktu berdua.

Untuk pertama kalinya  Bhumi berhenti menangis kalau bangun tidur dan bersuara ‘eeee’ untuk memanggil kami. Alhamdulillah, senangnyaa :) . Saya bersyukur, dia mempercayai kata-kata kami. Saya berulang-ulang mengatakan kepadanya untuk tidak menangis saat bangun tidur, cukup panggil kami saja, kami pasti akan datang, dan hasilnya positif. Dan yang paling menyenangkan, Bhumi mulai menggunakan suara ‘aee’ untuk minta disusui.

Di bulan kedua ini juga bertepatan dengan puasa Ramadhan. Keberadaan Bhumi ternyata benar-benar berkah untuk kami (subhanallah). Jadwal menyusunya yang teratur dimalam hari bertepatan dengan waktu sahur, sehingga memudahkan saya sekalian menyiapkan sahur untuk mr.A. Durasi tidurnya juga semakin panjang di malam hari dengan diselingi dua kali menyusu. Jadi, waktu istirahat saya semakin membaik dan punya waktu berdua dengan mr.A

Sayangnya, di usia 5 minggu, tenggorokan B agak berlendir yang menyebabkan B susah tidur. Untungnya (makasih ya Allah) tidak disertai kerewelan, hanya lendir ini mengganggu tidurnya yang berakibat dia memilih untuk melek. Karena tidak membaik setelah saya uapi, saya membawanya ke dokter dan alhamdulillah ternyata bukan gangguan pada jalan atau saluran pernapasannya. Hanya gejala yang biasa pada bayi baru. Dan saat saya bertanya tentang tidak tidurnya Bhumi, dokternya hanya menjawab kalau ada masanya bayi tidak ingin tidur, dan itu biasa (dan tidak biasa untuk bundanya berarti). Dokter hanya menyarankan untuk membuat miring kasurnya. Setelah dicoba dan tidak begitu berhasil, akhirnya sayapun melakukan cara tradisional, yaitu menjemurnya dibawah sinar matahari yang saat itu intensitasnya sangat jarang (karena mulai memasuki musim gugur). Syukurnya ini berhasil.

Oh ya, karena si problema lendir ini, akhirnya saya menyusui Bhumi dengan posisi tidur. Sebelumnya saya lebih suka posisi sambil duduk, tapi ternyata setiap kali dipindahkan ke boxnya dia akan terbangun karena lendir ditenggorokannya langsung menggangu. Akhirnya saya mencoba posisi tidur. Awalnya tidak berjalan baik. Saya mengalami lecet di puting PD karena belum terbiasa. Tapi setelah mendalami dan mencari posisi wenak, akhirnya berhasil dan setelah seminggu, akhirnya Bhumi tidur nyenyak dan lendir hilang. Dan ini juga akhir dari Bhumi tidur sendiri di boxnya, karena sejak ini, Bhumi resmi tidur bersama dikasur kami :p.

Bulan kedua ini juga jadwalnya Bhumi untuk datang ke dokter, untuk diperiksa perkembangannya. Kami mendapat jadwal di minggu ke-6 (harusnya usia 5 minggu), tapi karena tenggorokannya agak berlendir, kami mendapat jadwal lebih awal. Dan alhamdulillah semua baik. Berat dan tinggi badan naik. Tulang belakang dan tungkai juga tumbuh sempurna. Dan Bhumi aware pada sekitarnya. :)

Dan yang paling oke, Bhumi makin menikmati tidur di strollernya kalau lagi jalan-jalan. Begitu keluar apartemen, langsung tidur. Naik bis,kereta dan metropun anteng. Saya juga mulai berani keluyuran berdua. Ke rumah sakit untuk cek pendengaran, ke dokter bahkan belanja. Senang akhirnya anak laki-laki kecilku ini sudah bisa diajak berkencan ;) .

Alhamdulillah. Bhumi tumbuh sehat. Senyum-senyum kecilnya pun mulai tampak. Selalu senang dan ketawa-ketawa kalau digendong menghadap depan. Ocehannya mulai keluar, apalagi kalau ngobrol ama ayah. Dan pastinya, Bhumi rajin mandi sekarang.

Dan saya, semuanya membaik. Baby blues attack pelan-pelan menghilang. Penderitaan sakit saat menyusui karena serangan Thrush hilang karena setelah ke dokter saya mendapat salep untuk menghilangkan jamur di puting dan bibirnya Bhumi. Jadwal memasak, beberes dan tidur siang semakin rapih, walaupun kenyataannya memilih tidur siang daripada beberes :p. Dan yang pasti semakin merasakan kenikmatan menjadi seorang ibu (weiissss….).

Alhamdulillah semuannya membaik. Sedikit-sedikit saya belajar untuk mengerti Bhumi, isyaratnya, jadwalnya dan kebiasaannya. Bhumi juga mulai serius memperhatikan kami kalau kami mengajaknya ngobrol. Bhumi….ayah bunda sayang kamu. Sehat selalu ya nak. *kisskiss*

Kunjungan Sundhedplejser

Sundhedplejser (SP) adalah petugas kesehatan (biasanya suster) yang tugasnya mendatangi keluarga yang memiliki bayi untuk memantau kondisi kesehatan dan perkembangan bayi dan ibu juga untuk memberikan penyuluhan kepada ibu dan ayah baru. Kurang lebih seperti posyandu bergerak. SP ini biasanya akan datang dengan jadwal tertentu. Jadwal pertamanya adalah hari ke-7. Saya dan mr.A g sabar pengen bertemu dengan SP ini,karena sebagai orang tua baru, bayak pertanyaan seputar keadaan Bhumi.

Kunjungan pertama ini banyak diisi dengan tanya jawab seputar ibu,memastikan ibu dalam keadaan sehat pasca melahirkan dan memberi arahan bagaimana menikmati hari-hari baru dengan bayi. Kemudian memastikan proses menyusui berjalan dengan baik dan bayi mendapatkan asupan makanan yang cukup. Juga memberikan masukan untuk ayah bagaimana membantu ibu dan bayi baru. Setelah itu kegiatan memeriksa bayi.

Bhumi ditimbang dan diukur panjang badannya untuk mengetahui perkembangannya,lalu dilihat kondisi fisiknya (tulang belakang,tungkai, bentuk kepala). Alhamdulillah semuanya baik, dan berat badannya sudah bertambah sejak lahir. Semua dicatat di buku kesehatan,beserta seluruh resume pertemuan hari itu. Senangnya, SP kita baik dan sangat koperatif.

Oh iya, yang paling mengesankan adalah adegan menimbang. Bhumi ditimbang seperti di posyandu dengan kain dan timbangan gantung. Walaupun sudah digital tapi tetep aja pas ngeliatnya lucu.

Nama SP nya ibu Lene. Yang saya takjub, Bhumi tampak mengerti sekali saat diajak bicara oleh Lene,padahal lene bicara dalam Dansk.

ps: Bhumi anteng selalu kalolagi ditimbang,bahkan pas dicopot jadi terkantuk-kantuk.