Wind Season

Hari ini kami memutuskan menikmati awan kelabu yang menggelayut di langit CPH dengan berjalan-jalan ke pantai. Walaupun disekitar apartemen angin tidak begitu kencang, ternyata begitu tiba di pantai, tetep konsisten anginnya, dingin dan kencang. Tapi ternyata g mengurangi kenikmatan untuk menikmati bau laut, yang bagi saya, sedikit terapi untuk menghilangkan lelah setelah tenggelam dengan rutinitas sehari-hari.

Sempat terpikir untuk berenang menikmati air laut yang dingin, tapiii…ternyata belum cukup nyali menantang hembusan angin. Syukurnya, di sepanjang pantai, sedang diadakan eksebisi instalasi suara, HARMONIC FIELDS , karya Pierre Sauvageot. Musik yang dikeluarkan sangat beragam. Ada bunyi dari bambu, kabel yang direnggangkan, suara drum yang dibunyikan dgn kincir, suara lonceng yang tertiup angin, dan suara yeng keluar dari kolom badan cello. Benar-benar pengalaman yang unik menikmati angin.


Dan, sepertinya, musim angin sudah tiba di CPH, bersiap-siap menyambut musim gugur. Matahari yang hangat entah kapan akan kembali lagi. Dan artinya, perlengkapan penghangat tubuh, sudah harus diambil dari tempat penyimpanannya.

ps. ada anak kecil sukanya pake kaos kaki cuma satu #Bhumi

songbird

Selalu ada ya..lagu-lagu yang bikin menerawang ke suatu masa di masa lalu. Mengingat bau suatu kota, warna langit di hari itu dan degup jantung yang tak biasa.

Ndengerin lagu ini..rasanya bisa membaui wangi seantero kampus biru, menatap langit jingga-kuning-merah merekah menuju senja, menikmati segelas teh hangat dan suara riuh rendah tawa dikejauhan, dari lantai delapan.

The String

ini g ada hubunganya sama G-String, atau film No String Attached yang mau tayang minggu ini. Seminggu ini lagi riweh isi kepalanya, banyak ide tulisan cuma kok ya setiap punya waktu luang mending leleyehan ngelurusin kaki (malu sendiri ngeliat draft numpuk), dan si Vitamin String Quartet ini yang bikin lumayan isi kepala rapih.

Saya suka banget suara biola,ngebuat saya tenang, tapi ternyata ga begitu dengan Bhumi. Dari respon beberapa kali dia ndengerin lagu bareng dengan saya, dia lebih agresif saat mendengarkan suara biola/cello dibandingin dengan lagu yang menggunakan piano. Ya kita lihat nanti Bhumi sukanya apa. :)