Honeymoon (1)

wah ini cerita yang blom pernah dibagi ama siapapun, dan dimanapun. Sejak selesai resepsi, entah kenapa g begitu semangat nulis dan lama-lama di depan laptop. Ya lagian punya mainan baru, si suami, hehehehehe, akhirnya malah g pernah ditulis.

Kita bulan madu milih ke Bali. Kenapa ke Bali?! Karena si mr.A,walaupun sudah dua kali ke Bali, belum pernah jalan-jalan ala turis. Dua kali ke Bali, urusannya sains (beeuuuhh..gaya pisan). Jadilah kita pilih Bali. Urusan milih hotel, paket bulan madu, saya serahin ke mr.A (yang waktu itu masih blom jadi suami), entaj kenapa saya selalu sreg ama pilihannya. Itinerari sudah dibikin, saya dan mr.A menyempatkan diri membuat SIM ke samsat 2 hari sebelumnya, sejam selesai dengan cerita menyusul.

Tapi, berhubung semua keluarga berpesan untuk tetap tinggal dirumah hingga hari kelima,hari keberangkatan terpaksa diundur satu hari. Untungnya urusan dengan AirAsia dimudahkan,hanya saja saya harus mencari penginapan untuk satu malam, karena penundaan kedatangan di hotel yang sebelumnya dipesan dikenai charge kecuali saya melepasnya, dan datang kessokan harinya. Untungnya ini pun dimudahkan. Jadi biarpun hari keberangkatan diundur, semuanya masih sama.

Oh ya,catatan, saya dan mr.A memang sering pergi bersama untuk kuliah lapangan, tapi ini pertama kalinya kami melakukan traveling bersama, jadi benar-benar menantang.

Kami pergi hari Kamis Malam,dengan penerbangan terakhir dari terminal 3,SoeTa yang masih kinclon, baru dan dingin. Alhamdulillahnya tidak ada penundaan.Pesawat yang kami tumpangi pun penuh. Tiba di Bali jam 1 pagi dan sudah ditunggu oleh orang dari Dewi Sri Hotel,Kuta. Si bapak supir menanyakan apa sudah makan malam,untungnya kita memang sudah makan di bandara, sehingga langsung ke hotel. Kamarnya bersih dan enak, dan pastinya murah. Keesokan paginya, kita dibangunkan oleh keramaian di kolam renang yang dipenuhi anak-anak, dan ternyata sudah pukul 10 pagi, cuma cuci muka dan gosok gigi langsung ke restoran untuk sarapan, yang jadwalnya hanya sampai pukul 10.30, tapi makanan masih hangat. Check out puku 12,tapi karena si mr.A jumatan dulu, barang-barang dititipkan di hotel sembari saya cuci mata disepanjang Legian. Yihaaa…untungnya dikasih uang saku ama mr.A,jadi deh…belanja-belanji.

Si hotelnya baik banget, kita diperbolehkan untuk menitipkan barang sampai sore. Pulang Jumatan, mr.A dan saya jalan-jalan sekitar legian menuju pantai Kuta sambil mencari makan siang. Yaaa…agak standar ya, mcD Kuta lah tujuannya. Selesai makan, menikmati keramaian pantai Kuta,kita siap-siap pindah ke hotel selanjutnya, Ari Putri Hotel di Sanur. Hotelnya oke, kolam renangnya oke dan sarapannya oke.

Hari kedua di Bali, kami nyewa mobil, Karimun lah cukup, 250rb/24 jam,bensin tanggung sendiri. Target hari pertama ke bagian tengah pulau Bali,Pura Ulun Danu Beratan tujuannya. Awalnya kita mau jalan-jalan pake peta manual, karena sewa GPS sangat mahal,tapi dijaman serba teknologi tinggi, si hapenya mr.A sudah punya aplikasi Google Map dan dengan fasilitas GPRS jadi lebih mudah dan bisa dijadiin GPS. Jadi amanlah kami berjalan-jalan.

Karena ini di daerah dataran tinggi, jadi hawanya sejuk. Puranya unik karena berada di bagian danau,yang merupakan kawah tektonik. Pura ini terkenal loh, liat aja di uang lembaran 50rb an, nah ini pura yang terpampang gambarnya disana. Saat kami tiba sedang diadakan upacara untuk memperingati kelahiran putra atau putri. Upacaranya sendiri tertutup,sehingga kami pun hanya menikmatinya dari dari luar area upacara dan kemudian sibuk menikmati langit biru,pura yang menjulang dan angin sejuk. Uniknya, daerah sekitar Danau Beratan ini adalah daerah muslim, sehingga bisa ditemui sebuah mesjid besar dan banyak rumah makan ayam taliwang muslim. Kami makan siang di salah satu restoran di sebrang Danau, dengan porsi Jumbo dan sekaligus menjamak sholat. Perjalanan dari sini kami lanjutkan ke Danau Buyan. Sayangnya pura di danau Buyan tidak begitu terawat dan tidak ramai dikunjungi. Jadi kami hanya melihat-lihat sejenak,sembari memperhatikan si relief di pura yang menggambarkan makhluk-makhluk kejam dan beberapa saat kemudian meninggalkan area.

Tapi, hari masih siang, akhirnya kami memutuskan untuk ke Pantai Lovina yang ada di Utara P.Bali. Tapi kami tidak berencana menginap atau bahkan menikmati atraksi lumba-lumba. Ya kami ingin menikmati saat matahari sore di Lovina sambil jalan-jalan di pantai ala dua sejoli (halah..). Sampai disana, menikmati matahari remang-remang sebelum sunset, lalu kembali ke Sanur.

Sesampainya di hotel, kami sudah lelah untuk kelayapan, sehingga memilih mencari makan di sekitar hotel dan menemukan rumah makan yang menyediakan ikan bakar dan cah kangkung yang oke.

Keesokan harinya setelah sarapan,kami berencana untuk ikut walking under water yang ada di sekitar sanur, sekalian jalan-jalan sepanjang pantai sanur,menikmati matahari pagi. Sayangnya, hari itu adalah saatnya bulan mati, yang artinya, pasang surut sedang mengalami kondisi maksimum, dan selain itu angin juga sangat kencang, sehingga untuk alasan keamanan,wahana ini ditiadakan di kawasan sanur. Tapi kami tidak begitu sedih, karena beberapa saat kemudian kami mendapat undangan untuk ngopi-ngopi di sudut sanur bersama teman kuliah yang kini menjadi arsitek di Bali, sekalian makan siang pastinya. Tempatnya bagus, retro and spacing. blom lagi angin lautnya sepoi-sepoi bikin pengaruh kopi sama sekali g kerasa. Kita ngobrol ngalor ngidul sampai jam 12, karena hari ini rencananya kita bakal pindah lagi di daerah seminyak. Ini paket bulan madu yang dihadiahin mr.A ke saya. Jam 12.15,orang dari Bali Island Villa udah dateng menjemput, dan kita berpisah dengan si teman di sanur.

(bersambung)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s