Trimester Pertama

huaaaahh..tiga bulan pertama dikehamilan saya ini, merupakan masa perubahan yang butuh penyesuaian. ALHAMDULILLAH, saya sama sekali tidak mengalami morning sick ataupun mual-mual dan muntah-muntah seperti yang banyak dialami oleh ibu hamil di awal trimester ini. Tapi memang ada yang berubah.

Pertama, saya mengalami lemas dan malas yang sangat berlebihan. Entah mungkin juga dipengaruhi oleh faktor kekhawatiran karena hamil tapi belum bisa ke dokter atau memang karena pengaruh hormon. Yang pasti saya tidak berniat melakukan apapun, rasanya hanya ingin berbaring di tempat tidur. Dan yang paling mendukung adalah masuknya musim dingin yang menyebabkan kemalasan ini bertambah. Baiknya, saya juga jadi malas berpergian. Karena musim dingin kali ini memang lebih dingin (menurut orang-orang) , saya cenderung mengurungkan niat keluar rumah dengan segala printilan yang harus dipakai. Beberapa kali mr.A mengajak jalan-jalan, saya menolak dengan halus dan membiarkan dia keluyuran sendirian cuci mata. Dan seringkali malah mr.A yang belanja bahan makanan dengan dibekali catatan yang panjang.

Kedua, saya moody sekali. Bukan marah-marah, tapi saya mudah sekali berurai air mata. Bukan karena sedih juga sih. Gloomy and melancholy. Makin didukung oleh, matahari yang mengalami diskon gede-gedean (ga ada sinar matahari maksudnya), dan langit yang warnanya abu-abu. Saya sering merasa terharu atau sampai sesenggukan menangis cuma gara-gara menonton serial, yang bukan drama melainkan thriller atau tentang kejahatan. Apalagi saat menonton UP, ya sudah saja, 15 menit setelah adegan Ellie meninggal, saya masih sesenggukan, padahal saya menonton di bioskop.

Ketiga, penciuman saya bak superman, yaitu menjadi sangat tajam. Saya jadi GA SUKA BANGET bau bawang (segala bawang), bau yang keluar dari rice cooker (bau nasi hangat juga) dan bau minyak panas. Hal diatas membuat saya, definitely menjauhi dapur. Berjuang agak keras di pagi hari karena menyiapkan bekal untuk mr.A. Untungnya masih ada bumbu-bumbu instan yang siap sedia menolong dan tidak menggunakan bawang dan kawan-kawannya. Tapi tetap, dengan perjuangan supaya ga harus mencium bau minyak panas dan bau nasi panas. Kesensitifan saya pada bau juga berimbas kalau saya harus (terpaksa) keluar rumah. Meskipun dingin, kadang saya mencium bau yang tidak biasa yang membuat saya eneg.

Keempat, masuk angin. Kondisi ini yang sebenarnya membuat saya agak tidak nyaman. Dalam kondisi normal saja, saya sering sekali merasa perut kembung dan masuk angin. Ditambah dengan perubahan musim, kondisi normal sebelum hamil saya masih rajin menggunakan minyak gosok untuk menghangatkan badan. Dan dengan kehamilan ini, saya semakin sering mengalami kembung dan sendawa yang besar sekali. Seringkali, udara di lambung saya memaksa saya untuk muntah, namun yang keluar bukan makanan, melainkan angin dan air.

Dan yang terakhir, saya mengalami mimpi-mimpi yang aneh. Jujur saja, bermimpi dalam tidur bukan hal aneh bagi saya.Tapi entah mengapa semenjak hamil, mimpi-mimpi ini menjadi semakin absurd. Beberapa mimpi membuat saya merasa bahagia, dan sebagian lagi membuat saya khawatir dan sedih. Dan bukan cuma itu, saya merasa bahwa saya agak mengalami susah tidur memasuki bulan kedua kehamilan saya.

Sebenarnya semua perubahan ini NORMAL untuk ibu hamil. Perubahan komposisi dan kerja hormon estrogen progesteron lah yang menjadi penyebab utamanya. Saya banyak mendapatkan informasi dari laman Baby Centre yang memberikan  banyak informasi mengenai kondisi-kondisi yang mungkin terjadi pada ibu hamil.

Seperti masuk angin yang berlebihan, baby centre menyebutkan

This annoying problem is caused by the major doses of estrogen and progesterone your body produces early in pregnancy to relax smooth muscle tissue throughout your body — including your gastrointestinal tract. A relaxed tract slows your digestive processes, which can cause bloating, indigestion, gas, constipation, and a generally miserable sensation in your gut, especially after a big meal.

yang sebenarnya bisa dicegah dengan mengkonsumsi makanan sedikit demi sedikit, menghindari makanan mengandung alkohol,soda, pedas dan digoreng, atau menggunakan pakaian yang longgar agar tidak menekan daerah lambung (sumber : Baby Centre). Kalau tetap angin, mungkin memang diperlukan baju hangat agar tidak kedinginan atau sekedar dioleskan minyak di bagian punggung dan perut.

Atau mimpi-mimpi aneh yang mungkin muncul selama awal kehamilan,menurut beberapa ahli merupakan gambaran atas kebahagiaan sekaligus kekhawatiran dan ketakutan yang terjadi pada fisik dan emosional seorang calon ibu, dan disebutkan

Dreams are like funhouse mirrors that reflect your emotional state. Since pregnancy can feel like an emotional roller coaster, don’t be surprised if your dreams become more vivid and crazy than usual. Dreams also become more vivid during pregnancy because of increased progesterone and increased awakenings from dream-filled REM (rapid eye movement) sleep

dan sebaiknya memang dinikmati saja dan anggaplah sebagai bunga tidur. Kecuali bila sudah sangat menganggu,yang harus dilakukan adalah membuat pola tidur yang nyaman. Seperti tidak makan kurang dari tiga jam sebelum tidur atau mengkonsumsi susu hangat atau pisang yang mempunyai efek menenangkan.

Meskipun saya tidak bisa ke dokter selama tiga bulan pertama ini, saya sungguh sangat bersyukur dengan kondisi saya yang tidak memberatkan. Saya seringkali berkata pada janin saya untuk bisa bersama-sama menjalani masa-masa ini dengan menyenangkan. Alhamdulillah, tampaknya janin kecil di rahim saya ini mengerti. Dan yang paling saya kagumi adalah kesabaran mr.A menghadapi saya yang menjadi sangat malas dan dia rela memasak di dapur untuk bekal dan makan malam atau berbelanja untuk kebutuhan sehari-hari. Makasih ya mr.A :), love you much.

Advertisements

One thought on “Trimester Pertama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s